Tembakau Terasa Keras?

Pernahkah suatu saat Anda mengalami tembakau yang sebelumnya terasa lembut di tenggorokan, kemudian menjadi terasa agak kasar dan keras ketika dihisap? Dan juga ketika dipegang tembakau terasa garing dan renyah?

Kalau dua ciri itu terjadi berarti tembakau Anda kehilangan kelembabannya. Tembakau yg kering akan terasa kasar pada tenggorokan dan juga mudah hancur ketika dipegang. 

Ada banyak cara untuk mengatasinya dan untungnya sangat mudah untuk dilakukan sendiri. Beberapa diantaranya adalah:

Penanganan

1. Handuk basah

Isi sebuah wadah -seperti toples- dengan tembakau sampai dengan setengah volumenya. Kemudian basahi selembar handuk, peras, dan tutupkan ke atas wadahnya. Biarkan semalaman. 

2. Buah-buahan

Potong dua buah yang banyak mengandung air. Seperti apel, pir, atau kentang (ini buah apa sayuran ya?). Lalu letakkan di atas tembakau dalam wadahnya. Letakkan dengan posisi bagian terpotong menghadap ke atas (tidak langsung menyentuh tembakau. 

Kelebihan dari cara ini adalah, aroma dari buah yang kita gunakan bisa ikut terserap ke dalam tembakau. 

3. Air embun

Hamparkan tembakau pada wadah yang cenderung rata (seperti piring atau nampan. Ratakan, dan kemudian jemur langsung dibawah langit malam. Periksa setiap setengah jam sekali. Apabila dirasa sudah cukup lembab segera angkat, biar lebih yakin coba cicipi selinting dari tembakau yang dijemur. 

Waktu penjemuran di malam hari bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi cuaca di daerah Anda. Waktunya dimulai ketika langit sudah gelap. Preferensi saya pribadi adalah di atas jam 9 malam. 

Setelah kita bahas penanganannya coba kita ulas penyebab dan pencegahannya. 

Penyebab

1. Tembakau terjemur matahari

Matahari sebagai sumber energi dan sumber panas utama sangat cepat mengeringkan kelembaban dari tembakau kesayangan kita. Sebisa mungkin hindari ekspose tembakau terhadap matahari baik masih di dalam wadah apalagi terbuka. 

2. Wadah penyimpanan terbuka / kurang rapat

Ini hal yang sangat umum menyebabkan kekerimgan pada tembakau tanpa kita sadari. Sampai saat ini pilihan terbaik (yang terjangkau harganya) untuk menyimpan tembakau di kalangan penikmat adalah toples kaca yang kedap udara. 

Umumnya disebut Mason Jar, toples kaca dengan tutup kaca dan memiliki seal karet ditutupnya, dan dikunci menggunakan mekanisme kawat. 

Hindari menyimpan tembakau terlalu lama di dompet tembakau (tobacco pouch), yang biasa Anda bawa sehari-hari.  Dan sebaiknya dompet tembakau diberi pengaman tambahan yaitu Tobacco Pouch Humidifer, alias pelembab dompet tembakau. 

3. Faktor cuaca dan kelembaban lingkungan

Cuaca yang panas dan kering tidak bersahabat untuk tembakau linting kita. Hal ini tidak terjadi di semua daerah di Indonesia, tapi jika cuaca daerah Anda demikian maka segera lakukan langkah pencegahan dan penangannya. 

Pencegahan

1. Simpan di wadah kedap dan ruang sejuk

Simpanlah tembakau linting Anda di wadah yang kedap udara, dan terbuat dari bahan yang tidak memberikan kontaminasi tambahan (rasa atau bau) pada tembakau linting. Bahan paling baik adaah toples kaca (seperti dibahas pada poin 2 bagian pencegahan).

Tempat yang sejuk bukan berati ruang dingin ber-AC atau lemari es. Tapi adalah tempat yang tidak terkena matahari langsung dan memiliki kelembaban yang cukup untuk tembakau 60-70 RH (relative humidity).

2. Gunakan pelembab wadah / kantung tembakau

Sebagai pengaman tambahan (selain wadah) sangat disarankan untuk menggunakan humidifier (pelembab) yang sekarang mulai banyak dijual di pasaran dengan berbagai variasi. Baik yang agak besar sampai yang kecil (muat untuk dompet tembakau).

3. Tobacco Humidor

Ini salah satu tempat terbaik untuk menyimpan tembakau. Humidor tersedia mulai dari ukuran kotak kecil sampai seukuran lemari. Humidor adalah tempat penyimpanan yang dapat dijaga dan diatur kelembaban ruangnya. 

Pengaturan kelembaban ini penting sebab kebUtuhan kelembaban ruang tinggal manusia berbeda dengan kelembaban yang dibutuhkan tembakau linting. Ruang tinggal manusia (beserta perabotnya) berkisar pda 20-45RH, sedangkan tembakau linting pada 60-75 RH. 

Namun tidak semua penikmat tembakau bisa memiliki alat ini, karena harga humidor yang cukup tinggi.

Salah kaprah
1. Disimpan di kulkas atau isimpan di ruang ber-AC

Ini salah kaprah yang cukup umum di kalangan penikmat tembakau (baik linting maupun rokok). Kenyataannya cara kerja AC dan lemari es justru menghisap kelembaban yang dimiliki tembakau. So just don’t do it.