Updates from May, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 5:40 pm on May 28, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Jum’at, 28-Mei-2010 

    Update Jum’at, 28 Mei 2010: 

    Main Tank: 

    1. Tampilan main tank hari ini, baru habis dibersihin lumutnya dari kaca pakai kartu dan sikat botol bayi.
      Image

      .

    2. Anemon berulah lagi. Siang ini gue liat dia mengkerut ke dalam celah pertemuan dua karang, tempat dia menempel. Saya cek ikan-ikan masih lengkap, berarti dia bukan lagi makan sesuatu.
      Image

      .
    3. Instalasi auto-run battery air-pump. Ini gue buat dan pasang karena pengalaman pernah kehilangan ikan disebabkan oleh mati lampu. Memang kondisinya saat itu ikan saya over-stock. Sehingga mati lampu selama 6-7 jam dapat membuat kadar oksigen dalam air lebih cepat habis. Saat itu ikan yang lemah mati, dan yang lebih kuat malah jadi sakit. Setelah mencoba merawat akuarium dengan jalan yang benar menurut literatur para master, saya jadi merasa jauh lebih sayang kepada para penghuni tank, mungkin karena sudah susah payah kali ya. Dan saya jadi benar-benar membutuhkan alat ini.
      Image


      Image
      test running

      .

    4. Pods yang ada di main display:
      Image

      .
    5. Sejauh ini, saya masih kasih makan ikan pake Marine-S. Padahal ini pakan dialokasikan untuk tank karantina, dan sudah ada juga pelet dari Tetra (selama ini saya cuma pake merk itu, dan Marine S).

      .
    6. Kabar skimmer hari ini:
      Image

      .
    7. Refugium:
      1. Tampilan refugium hari ini, brown algae makin lebat di kaca. Sekilas ada yang tampak tidak beres terjadi di dalam refugium……….
        Image
        Tidak tampak batang caulerpa yang menjulur ke atas (???)

        Image

        dari atas terlihat hijau-hijau saja, tapi ada yang gak beres kayaknya.


        .
      2. Akhirnya saya nekat membersihkan itu lumut-lumut di kaca refugium. Saya bilang nekat karena sebetulnya masih ingin lihat lagi efek brown algae dan pertumbuhan pods. 
        Image
        Ketika dibersihkan, pods-pods itu ada yang lari ke depan atau loncat nempel di kartu, atau loncat bebas ke air (lepas dari kaca)
        .
      3. ENG ING EEEENNNGGGGG. Waaaah ternyata itu caulerpa sudah roboh, mirip gedung WTC. Saya gak habis pikir, kemarin masih kelihatan tegak, bahkan cabangnya semakin banyak yang menjulur ke atas. 

        Image
        O my god…

        Saya perhatikan lebih dekat lagi, dan menemukan bahwa sebagian batang caulerpa masih berwarna hijau, dan sebagian lagi sudah memutih. Kesimpulan sementara yang bisa saya ambil adalah bahwa terjadi pembusukan di bagian bawah cabang caulerpa (yang menempel pada batu), karena kalau gak gitu, mana mungkin bisa roboh secara merata.
        Image

        Kecurigaan lainnya adalah disebabkan oleh snail-snail kecil yang mulai banyak muncul di refugium.
        Image

        Hal lain yang dicurigai sebagai penyebabnya adalah brown algae yang menyelimuti sebagian batang caulerpa, terutama dibagian pangkal batang caulerpa.
        Image

        .
      4. Snail-snail kecil entah darimana mulai bermunculan, sebelumnya saya hanya menemukan 1 ekor saja (pada tgl 17 Mei). Sejauh ini hanya terlihat satu snail dengan ukuran terbesar.
        Image
        Image
        Image
        dedengkot snail di refugium saya.

        Image
        Tampak ada snail yang lebih kecil menempel disamping kanan snail terbesar ini. Entah itu anakan baru, atau emang cuma numpang aja si kecilnya.


        .
      5. ‘UFO’ ini pun semakin banyak jumlahnya. Sebagai pengingat saja (saya sebutkan di log sebelumnya), awalnya di refugium tidak tampak tanda-tanda mahluk ini, kemudian saya pindahkan 2 ekor dari display tank ke refugium. Dan sekarang sudah berlipat ganda jumlahnya. Tidak jelas betul, apakah dia berkembang biak, atau pindah sendiri dari main tank. Gaya berenangnya persis seperti ubur-ubur (Jelly fish). Kadang menempel di kaca, atau diatas pasir. Sekarang ini rata-rata pada ngetem diatas pasir, mungkin karena kaca refugium dikuasai copepods. (klik gambar untuk memperbesar)
        Image Image Image Image
        Image Image Image Image
        Image Image Image
         Image
        Image

      6. Amphipod yang berukuran 3-4mm ini masih saja bersembunyi di bawah batu tempat pertama kali saya temukan mereka. Bergerombol.
        Image

        .
      7. Mahluk lainnya. Saya bertanya-tanya, apakah ini bibit dari cacing pipa atau cacing kelapa. Terlihat dari dua sungutnya yang menjulur keluar, sama seperti cacing kelapa dewasa juga punya dua sungut yang kadang keluar seperti itu. Tapi kalo bener itu cacing kelapa, kok saya juga nemuin banyak cacing-cacing kelapa kecil yang dari kecilnya pun sudah punya ‘bulu-bulu’, sedangkan ini nggak. Dan terdapat dua ‘varian’ mahluk ini, pertama yang belum memiliki ‘pipa’ dari pasir, ini julurannya bisa panjang, dan satu lagi yang sudah mulai punya pipa. Saya pikir, cuma Tuhan dan para master yang tahu binatang apakah ini :D
        Image

        Image
        bentuk lain sebelum mereka punya ‘rumah’


        Image


    Quarantine Tank:

    1. Nothing happened


    Out of topic:

    • WISHLIST dalam saltwater hobby saat ini:
      1. Tester Nitrit, Nitrat, dan Calcium merk Salifert.
    • Masih lumayan log report perkembangan untuk bulan Juni :lol: 
      Image
      folder gambar log harian

     
  • Nyenius 5:38 pm on May 27, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Kamis, 27-Mei-2010 

    Update Kamis, 27 Mei 2010 :

    Main Tank:

    1. Tampilan Main tank hari ini. iseng coba-coba angle baru
      Image

      Image

      .
    2. –nothing much happened in the display area–

      .
    3. Refugium:
      1. Tampilan refugium hari ini, dengan dihiasi bintang-bintang pods.
        Image

        .
      2. Sulit foto dari depan, saya coba foto caulerpa dari atas. batangnya yang menonjol ke permukaan terlihat jelas mencuat sedikit ke atas air.
        Image

        Image
        Sayang gak bisa lebih detil lagi dari gambar ini

        .
      3. Batang caulerpa masih dijangkiti green algae, dan juga snail kecil yang wara-wiri makan algae di batangnya. Terlihat ada cabang caulerpa yang memutih.
        Image

        .


    Quarantine Tank:
    **nothing significant, sedang running filter biologi sambil nahan sabar gak nambah biota dulu x_x**

     
  • Nyenius 5:37 pm on May 26, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Rabu, 26-Mei-2010 

    UPDATE Rabu 26 Mei 2010 :

    Main Tank:

    1. Tampilan Main Tank hari ini. Orang rumah pada komentar "’gersang’ amat sih? Kok gak ada karang yang julur-julur lagi?" Ya maksud mereka kenapa gak piara coral, biar terlihat lebih hidup. Saya cuma bilang ribet, belom siap :lol: Tapi saya akuin emang terlihat gersang dan sepi (ya iyalah, cuma ada 2 L6 yang berenang sana-sini).
      Image

      .
    2. Anemon karpet jaya. Hal yang masih belum saya ngerti, kadang tentakel karpetnya itu terlihat sangat rapat dan hijau terang, terkadang terlihat jarang seperti yang tampak pada foto dibawah ini.
      Image

      .
    3. Baru kali ini saya lihat clown berenang sejauh ini dari host-nya, sepertinya mereka lapar, karena memang 2 hari ke belakang saya telat terus ngasih makannya baru pas sore.
      Image

      .
    4. Refugium:
      1. Alangkah cepatnya perkembangan algae di refugium yang disinari 24×7 ini (geleng-geleng kepala):
        Image

        Image

        .
      2. Tapi disamping pertumbuhan brown algae yang cepat itu, ada hal lain yang menyenangkan. PODS mulai banyak berkeliaran di kaca-kaca!!! :D :D :D :D :D Pertama saya bingung bagaimana cara memfotonya, tapi secara gak sengaja dapet gambarnya waktu kamera BB dijepret dari jarak yang agak jauh (biasanya posisi cuma berjarak maks 5 cm dari kaca refugium). Saya semakin ragu untuk membersihkan algae di refugium (kepentingan eskosistem lebih penting dari kebutuhan foto kan :P ).
        Image

        Image

        .
      3. Semakin banyak saja cabang caulerpa yang menjulur ke permukaan air. Tapi juga algae terus menyelimuti tangkai-tangkainya.
        Image

        .


    Quarantine Tank :

    1. Akhirnya siang ini saya memaksakan diri untuk membuat filter biologis untuk tank karantina. Sebelumnya cari-cari dulu bodi skimmer Jebo 180 yang entah disimpan dimana (ketemunya di dapur). Begitu ditemukan ternyata kondisinya sangat-sangat kotor, skimmate dari tahun lalu tidak dibersihkan, ragu banget bisa bersih. Tapi ternyata setelah coba dicuci dengan busa spons dan sikat botol bisa kinclong lagi :smt003 :smt003 

      Jadi alurnya gini, dari pump ke UV sterilizer, baru ke tabung jebo yang berisi bioball. Pemilihan media biologis nya bisa dibilang kelamaan mikir, saya terus menimang-nimang apakah pake ceramic atau bioball. Kalo ceramic mesti beli dulu, kalo bioball dah ada lebih dari 100 (stok lama). Akhirnya pilih bioball, karena saya pikir kalo ceramic kan berpori, takut malah jadi nyerap dan nyimpen copper bukan bakteri :p

      Memang kepikiran, apakah bisa bakteri hidup di lingkungan karantina ini. Yang mana nantinya bakal ada treatment menggunakan copper dan UV sterilizer. UV sterilizer tidak terlalu saya pusingkan, karena dia hanya membunuh bakteri yang terkena sinarnya saja, tapi copper ini yang masih gak jelas efeknya. Tapi, gak ada ruginya juga dicoba
       
      :D

      Image

     
  • Nyenius 5:35 pm on May 25, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Selasa, 25-Mei-2010 

    Update Selasa, 25 Mei 2010:

    **tidak ada yang signifikan**

     
  • Nyenius 10:05 pm on May 24, 2010 Permalink | Reply  

    Mengejar Cita-cita 

    Selagi usia kita masih sangat muda, betapa mahluk yang bernama cita-cita itu terasa begitu dekat, tampak begitu mungkin diraih. Dan seluruh energi kita dengan sadar dan tidak sadar dikerahkan untuk menggapainya.

    Dan waktu berlalu, alam semesta menyaring mereka yang memang betul-betul pantas mendapatkan yang diidamkan. Sebagian lagi tinggal memendam cita-citanya dalam relung hati yang remang, berpendar tanpa tenaga, menunggu momentum yang hampir mustahil.

    Memang sifat usia adalah melapukkan segalanya. Menunjukkan bahwa hanya ada Satu yang Kekal. Usia memakan tenaga, kecerdasan, prinsip, idealisme, keinginan mencari, dan tentu saja jatah waktu berkarya di dunia.

    Kejarlah cita-cita sekuat tenaga, selagi jiwa raga ikhlas menjalaninya. Ketika kita mulai mengejar cita-cita karena terpaksa, kita sudah terlambat dan hanya mengejar omong kosong.

     
  • Nyenius 5:34 pm on May 24, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Senin, 24-Mei-2010 

    Update Senin 24 Mei 2010:

    Main Tank :


    1. Kabar skimmer hari ini:
      Image Image
      Skimmer tanggal 20 mei —————————> Skimmer hari ini (24 Mei)

      .
    2. Sekitar jam 2 pagi tadi, saya iseng liat tank, dan dapetin pemandangan anemon karpet ‘tidur’ juga para clown. Lucu, anemon nunduk ke bawah kayak layu, sementara kepala clown nongol kayak yang diselimutin. 
      Image

      .
    3. Alat cek PH murahan ini memang ngaco rupanya, masa lampu nyala 8.1, pas lampu mati mendadak langsung robah ke 8.3. Harga emang ga nipu :p
      Image

      .
    4. REFUGIUM:
      1. Penampakan hari ini, lumut semakin banyak di kaca dan pasir, ragu banget untuk ngebersihinnya:
        Image

        Image
        .
      2. Tidak ada kemajuan pada potongan anggur ini, semakin memutih saja.
        Image

        .
      3. Coklat-coklat di serabut caulerpa ini sepertinya algae.
        Image

        .
      4. Di atas pasir ada beberapa area yang mencurigakan, sepertinya ada mahluk yang habis gali lobang. Coba perhatikan lagi ‘tumpukan’ kecil pasir pada foto dibawah:
        Image

        Image

        .
      5. Didekat batu yang ini pun ada semacam bekas galian, dan herannya, kenapa pasir di sekitar batu bersih dari algae:?: 
        Image


    Refugium

    1. Air masih bersirkulasi, belum juga dibuat filter biologisnya.

     
  • Nyenius 5:32 pm on May 23, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Minggu, 23-Mei-2010 

    Update Minggu 23 Mei 2010:

    Main Tank:

    1. Begitu liat main tank siang ini, saya langsung disodori bukti kuat bahwa unicorn yang ukurannya lebih besar sedikit dari letter six itu benar-benar dimakan oleh anemon karpet. Buktinya yaitu unicorn yang sudah dimuntahkan lagi oleh anemon dalam kondisi terlipat-lipat jadi gumpalan :shock: dan diselubungi lendir anemon. :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :smt010 :smt010 :smt011 :smt011 :roll: 

      Image
      Pemandangan yang menyambut saya siang ini

      Image
      detailnya

      Image
      Ternyata rapuh sekali, saya coba ambil pakai capit dan gagal karena terbawa arus, jadinya acak-acakan gini

      Image
      Tulang tengkorak Unicorn :smt010 


      .
    2. Tampilan tank hari ini. Kangen sama unicorn yang mellow….

      Image
      Resmi dinyatakan ikan saya tinggal empat.

      .
    3. Hari ini baru ngeh lagi sama clown. Ternyata sudah segar bugar dua-duanya, sudah gemuk sekarang. Dan warna tubuhnya jauh lebih tegas sekarang. :smt007 :smt007 

      Image

      Image Image

      Image Image

      .
    4. Juga lebih memperhatikan lebih dekat dua ekor L6. Badannya proporsional, gak kegemukan dan tidak kurus. Speed dan ketepatannya dalam merebut pelet mengagumkan. :smt007 :smt007 

      Image 
      Image

      .
    5. Hari ini anemon karpet jauh lebih sensitif, tentakel piringannya saya colek sedikit pake capitan panjang langsung menutup dan kuncup abis. Apakah ini pertanda dia lebih sehat dari sebelumnya? Masih terlihat tentakel yang botak di piringannya.

      Image
      tentakelnya yang botak

      .
    6. Hermit sedang keliling lagi.

      Image

      .
    7. Bintang laut sekarang tiap hari keluar pasir. Jalan-jalan pindah tempat terus ‘nyelam’ lagi.
      Image
      Lihat karapas bagian atasnya, unik.

      Image
      Dipasir ini si bintang pasir ngetem lama, dan dari pasir keluar banyak pods. Mungkin dia tahu sarang-sarangnya pods ya.


      .
    8. Semenjak pasir diaduk-aduk bintang laut pasir, banyak sekali benda-benda lama bermunculan. Salah satunya ini, cangkang kepiting yang sudah lama mati dan terkubur di pasir.
      Image
       
      Image
    9. Refugium
      1. Algae mulai menguasai tank refugium, algae mulai merambah kaca. Bingung, kacanya dibersihin gak ya, soalnya disitu banyak pods.

        Image

        .
      2. Beberapa batang anggur hijau sudah menyentuh permukaan air
        Image
        titik-titik kecil dikaca itu adalah pods yang mulai berkembang biak jadi banyak.

        Image

        Image
        tampak dari permukaan sump


        .
      3. Polyp yang ada di kanan-kiri batu anggur tidak semuanya mekar seperti pertama, mulai terasa perebutan cahaya antara polyp dan anggur hijau. Yang mekar tampak mengejar cahaya.

        Image

        Image

        .
      4. Salah satu anggur hijau yang terpisah semakin terlihat memutih. Entah sekarat atau sedang berproses.
        Image

        .
      5. Cacing pipa yang ada didekat air masuk bergeser ke kiri sedikit demi sedikit. Dan semburan pasir yang sebelumnya diduga dari pecahan batu anggur hijau yang baru masuk, itu rupanya berasal dari cacing kelapa yang ada di belakang ini.

        Image

        Image
        Dari awal, ketika menguncup, cacing ini tidak dapat menyembunyikan ‘bulu-bulu’nya secara sempurna. Mungkin pipa nya kurang panjang.

        .


    Quarantine Tank:

    1. Air tetap bersirkulasi, filter biologi belum dibuat juga. (males amat siiih, padahal kalo lama, ya lama juga masuk ikan barunya).


    Lesson learned so far:

    1. – Catat tanggal-tanggal penting dalam proses akuarium. Minimal seperti Kapan mulai cycling, kapan start CD, kapan start refugium, kapan lampu T5 mulai dipasang dan lain sebagainya. Karena itu bisa jadi dasar dalam tindakan perawatan akuarium. Dan kita punya tolak ukur yang jelas mengenai elemen-elemen atau instrumen dalam tank kita.
    2. – Rencanakan dan pasang plumbing dengan baik, jangan biarkan ada resiko bocor atau luber.
    3. – Rencanakan kelistrikan dengan baik, jangan letakkan alat-alat penting -apalagi mahal- di tempat yang diperkirakan bakal kecipratan atau ketumpahan air laut. Terutama colokan, banyak kasus air akuarium nyetrum dikarenakan colokan sumber listrik pump terkena basah.
    4. – Jangan terburu-buru merubah setingan atau kondisi sesuatu hal yang prosesnya memerlukan waktu lama. Seperti merubah drip CD, atau pola pencahayaan refugium misalkan.
    5. – Hati-hati dalam menangani tiap jenis ikan yang berbeda-beda karakternya. (korban Kennedy mati karena durinya nyangkut di net)
    6. – Persiapkan tank karantina juga dengan sempurna. Baik filter biologi maupun mekaniknya. (dicurigai morish mati di karantina karena kadar nitrit yang kelewat tinggi)
    7. – Jangan coba-coba campurkan ikan yang dalam kondisi lemah satu tank dengan anemon. (korban Naso Unicorn, ditelan bulat-bulat oleh anemon karpet. Dulu pernah ngalamin L6, kepe, dan dragonet disengat anemon jagung dan mati juga).



    Bacaan:


     
  • Nyenius 5:25 pm on May 22, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Sabtu, 22-Mei-2010 

    Update Sabtu 22 Mei 2010:

    1. Siang hari. Begitu cek akuarium siang ini, saya kaget melihat anemon karpet menciut masuk ke dalam karang. Takutnya mati.
      Image Image
      Image

      .
    2. Berbarengan dengan itu, saya tidak melihat Unicorn berenang-renang, saya keliling main tank pake senter buat cari di sela-sela karang, tapi gak ketemu.
    3. Sore hari. Anemon sudah mengembang lagi. Saya cari lagi Unicorn, dan tetap tidak ketemu.
      Image

      .
    4. Mulai timbul curiga itu Unicorn dimakan anemon, apalagi setelah saya perhatikan lebih dekat, ada beberapa tentakel yang luka di piringan anemon karpet (mungkin bekas perlawanan unicorn??) ………..

      Image
      bagian tentakel yang luka, botak.

      .
    5. Untuk membuktikan apakah unicorn dimakan anemon atau tidak, saya harus liat sendiri proses dari awal bagaimana seekor anemon makan ikan, apakah memang mengkerut seperti itu. Maka saya buat percobaan kecil, saya coba kasih makan ikan mas kecil.
      1. Saya ambil ikan mas kecil yang baru mati (badannya masih lemes).
      2. Terus saya berikan ke dekat mulut anemon pake jepitan panjang.
      3. Proses selanjutnya biar dijelaskan oleh kamera:
        1. Image
        2. Image
        3. Image
        4. Image
        5. Image
        6. Image
        7. Image
        8. Image
        9. Image
        10. Sebetulnya pengen coba lagi pake ikan mas hidup, pengen tau efek sengatannya seperti apa, tapi gak ada waktu, dan persediaan ikan mas buat belut tinggal sedikit.

        .
      4. Setelah itu anemon mekar kembali. Dan belum pernah se-mekar ini sebelumnya. Piringannya mekar lebar dan jadi lebih tipis. Keliatannya segerrrr banget. Mulutnya tetap membuka, sepertinya memang seperti ini ‘habit mulut’ anemon karpet (sebelumnya di log ini juga saya bertanya-tanya kenapa mulut anemon karpet membuka).

        Image

        Image

        Image


        .
      5. Tampak ‘perut’ anemon yang ndut.

        Image

        .
      6. Anemon ini organ untuk masuk makanan dan keluar kotoran itu cuma satu, ya mulutnya. Maka saya putuskan untuk menunggu saja hasil buangannya. Kalo memang unicorn dimakan, pasti kotorannya besar juga.
    6. Hermit crab saya kira mati di dalam karang, ternyata dia lagi ganti kulit.
      Image

      .
    7. Ciplakan bintang pasir di main tank, mahluknya lagi gak disitu padahal. Lucu aja.
      Image
    8. Refugium:
      1. Image

        .
      2. Brown algae makin merata di pasir
      3. Gelembung udara makin banyak di atas pasir.
      4. Pods semakin ramai di kaca refugium, di batang anggur hijau, di sela-sela batu, di atas pasir. Makin beragam jenisnya, sayang kamera BB tidak mampu foto sampai sedetail itu, dan digicam saya rusak kebanting pula. Saya bisa menghabiskan waktu setengah jam untuk memperhatikan detail organisma di refugium.
      5. Serabut-serabut yang awalnya putih sekarang jadi coklat. Entah tertutup algae atau memang begitu perkembangannya?
        Image

        .
      6. Beberapa sulur anggur hijau sudah menyentuh permukaan air. Melihat beberapa posting teman-teman RF mengenai anggur hijau alias Caulerpa, sepertinya memang tumbuhnya mendekati cahaya, bahkan mengambang dekat permukaan.
        Image

        .
      7. Beberapa efek percobaan lampu tidak 24 jam (jadi 18 jam nyala, 4 jam mati) selama dua hari. Tiga buah pecahan anggur hijau kembali memutih warnanya.

        Image

        Image

        Image


    Quarantine Tank:

    1. Air masih bersirkulasi, belum juga dibuat filter biologisnya.


    Bacaan beberapa hari ini:

    1. Tentang Lettersix http://animal-world.com/encyclo/marine/ … ueTang.php
    2. Tentang Unicorn http://animal-world.com/encyclo/marine/ … cornis.php
    3. Tentang yellow tang (kandidat penambahan berikutnya) http://animal-world.com/encyclo/marine/tangs/yellow.php
    4. Tentang Caulerpa racemosa http://www.iptek.net.id/ind/pd_alga/ind … ijau&id=11


     
  • Nyenius 5:16 pm on May 20, 2010 Permalink | Reply
    Tags: cairan, , Langsung, , megap, putih, reproduksi, , susu,   

    Update: Jum’at, 21-Mei-2010 

    Update Jum’at 21 mei 2010:

    Main Tank:

    1. Jam 01.00 AM. Laper, turun ke bawah, dan liat tank kayak butek, pas nyalain lampu benerannn butek airnya, warna putih susu. Langsung teringat kejadian anemon kejepit di wave maker dan semua ikan mati, dulu kayak gini juga, airnya putih susu. Tapi saya perhatikan anemon tetap ditempatnya dan tidak menunjukan gejala aneh seperti sakit atau sekarat. Cari-cari ikan, dua L6 masih hidup dan keluar perlahan dari persembunyiannya, sedangkan Unicorn langsung keluar begitu lampu dinyalakan. Cek refugium, dan disitu juga butek putih susu, tapi tidak se-keruh main tank. Saya curiga penyebabnya adalah rumput anggur alias caulerpa sedang bereproduksi, yang berwarna putih susu itu adalah spermanya. Dan kenapa refugium tidak begitu keruh, mungkin karena sperma nya tersebut naik ke atas (seperti reproduksi coral) dan langsung tersedot keluar refugium. Skimmer pun berbusa biasa saja, tidak luar biasa.

      Pembacaan probe ph menunjukkan fluktuasi yang lumayan, 1 poin; dari 8 jadi 7,9, balik ke delapan lagi, 7,9 lagi (berubah-ubah, mungkin karena cairan putih ini tidak begitu larut dalam air, dan ini menunjukkan cairan itu berpengaruh terhadap ph air).

      Saya perhatikan lagi lebih dekat kondisi ikan. L6 agak megap-megap nafasnya seperti waktu masih di tank karantina yang nitrit nya tinggi, dan Unicorn pun megap-megap, padahal waktu di tank karantina yang nitritnya tinggi pun dia nafasnya tetap santai. Nothing I can do, dan daripada ditanganin terburu-buru lantas malah kacau semuanya, segera gue matiin lampu tank dan lanjut makan, berdoa semoga tidak kenapa-napa.

      Apakah ini efek dari pemberian coral liquid kemarin siang??

      Image Image

      Image Image
      Image Image
      Begitu lampu nyala, langsung bangun

      .
    2. Siangnya kondisi mulai normal, walau masih agak berkabut putih sedikit, tapi ikan sudah tidak ada yang ngos-ngosan, dan sudah mau makan.
      Image
      baris-berbaris lagi

      Image
      clown dan host nya baik-baik saja.

      Image
      Kondisi keseluruhan


      .
    3. Hari ini beli dua buah mesin Air Pump yang pake batre, bukan yang otomatis nyala pas lampu mati. Rencananya mau dimodif supaya otomatis menyala begitu lampu mati, numpang di relay-nya float switch. Nanti saya update begitu sudah selesai dibuat.

      .
    4. Refugium:
      1. Mengembalikan siklus lampu refugium menjadi 24 jam lagi, karena terlihat bebreapa batang yang tidak begitu tegak lagi (sebeleumnya tegak ke atas).


    Quarantine Tank:

    1. Air terus berputar-putar, trickle filter belum juga dibuat.


     
  • Nyenius 5:15 pm on May 20, 2010 Permalink | Reply  

    Update: Kamis, 20-Mei-2010 

    Update Kamis 20 Mei 2010:

    Main Tank :

    1. Jam 01:00. Unicorn masuk ke main tank. Melalui proses aklimasi suhu dan air. Lampu gelap. Unicorn sangat sensitif, perpindahan ini kembali memudarkan warnanya, yang berarti dia stress.

      .
    2. Siang hari, unicorn sudah asik berenang. Sekarang mereka sering berenang triplet; dua L6 + Unicorn. Kebanyakan sih L6 nya yang ngebuntutin unicorn.
      Image
      Image
      Image
      Image
      Image

      .
    3. Kondisi badan unicorn terlihat kurus :( Unicorn juga tidak begitu bersemangat mengejar pelet Marine S. Sepertinya belum masuk seleranya. Berenangnya tidak segesit L6, slowwww. Lebih aktif ekornya untuk berenang, berbeda dengan lettersix yang sirip samping nya lebih aktif, mungkin untuk keperluan manuver, karena L6 memang gesit dan lihai berenang di sela karang.
      Image

      .
    4. Ketiga Achanturidae bahu membahu ‘grazing’ green algae, all dayyy loooonggg :D
      Image
      Image

      .
    5. My lovely hyperactive Letter Six
      Image
      Image

      .
    6. Green algae di karang pun menjadi botak-botak. Saya bersukur kemarin tidak buru-buru menyikat green algae yang ada di karang.
      Image —->>>> Image

      .
    7. Kabar skimmer hari ini.
      Image

      .
    8. Drip CD dipindahkan ke bagian kanan tank, dekat dengan bolongan hood, demi kemudahan kontrol dan maintenance. Kira-kira 1,5 drip / detik
      Image

      .
    9. Diberikan 5 ml sera coral liquid ke main tank, dengan pipa, diarahkan ke anemon (pipa tidak menyentuh tentakel. Dan anemon bereaksi sedikit menutup tentakelnya.

      .
    10. PH controller made in china. Membacanya dikurangin 0.1 poin. Jadi berdasarkan gambar, ph main tank sekitar 8.09.
      Image
      lcd display
      Image
      probe


      .
    11. Gaya anemon hari ini:
      Image
    12. Refugium:
      1. Diberikan Sera coral liquid untuk refugium, dua kali crut saja didekat air masuk.

        .
      2. Kondisi 3 pecahan anggur yang ditambahkan semalam:
        1. Terlihat menghijau, dibanding sebelumnya, mungkin karena pencahayaan yang lebih mencukupi dan terus menerus.

          .
        2. Image —>>> Image

          .
        3. Image —>>> Image 

          .
        4. Image —>>> Image


        .

      3. Kondisi keseluruhan rumput anggur. Sulurnya semakin tegak, dan sebagian hampir menyentuh permukaan air.
        Image

        .
      4. Saya baru perhatiin, bahwa cacing kelapa memiliki pigmen warna pada tangkainya yang bisa berubah-ubah dari putih ke hijau muda. Pola perubahan warnanya menarik, yaitu berputar searah jarum jam. Perhatikan tangkai putih yang dekat dengan mulutnya.
        1. Image

          .
        2. Image

          .
        3. Image

          .
        4. Image

          .
        5. Mencoba metoda pencahayaan lain untuk refugium, sebelumnya on terus 24 jam, sekarang dibuat 18 jam nyala 4 jam mati.

          .
        6. Mulai banyak gelembung udara di DSB refugium.
          Image

          .
        7. Kabar cacing pipa hari ini, sehat saja
          Image

          .
        8. Tempat persembunyian pods yang panjangnya 3-4mm. Terlihat satu lagi menclok (lingkaran kuning)
          Image


    Quarantine Tank :

    1. Air tetap berputar-putar walau kosong. Mau bikin trickle filter dari selongsong akrilik skimer jebo 180, mau pake biobal rasanya terlalu besar, nyari keramik ring aja nanti.


     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel