Updates from March, 2009 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 5:23 am on March 21, 2009 Permalink | Reply  

    Ilham Cerita 

    Baru setelah membaca buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, gue dapet kilas pikiran mengenai apa yang mau gue omongin ini. Dalem buku itu, pada bab yang menceritakan tentang sebuah ekspedisi kemanusiaan yang melibatkan beberapa orang anggota Kopassus (saat itu RPKAD), reporter stasiun tv NBC, sutradara film dokumenter spesialis suku terpencil dari Perancis bersama anaknya, dan seorang mahasiswa Antropologi dari Amerika. Ekspedisinya bernama ‘Ekspedisi Lembah X’, yaitu sebuah ekspedisi untuk meneiliti unexplored area yang berada di lereng gunung Jaya Wijaya pada ketinggian 8.000 kaki. Perjalanan mereka dari awal ekspedisi sampai akhir terasa sangat menarik  untuk diangkat ceritanya ke layar lebar. Entah dengan cerita aslinya (dengan menggali info lebih jauh dari pelaku sejarah), atau dibumbu-bumbuin sedikit. Ketimbang tema film Indonesia sekarang-sekarang ini yang jelas itu-itu aja, sekalinya idealis, tetep aja itu-itu juga (prostitusi, drugs, pikiran surealis gak jelas).

    Tapi yah, tergantung ‘penguasa perfileman’ kita juga sih ya…..

     
    • Aves 9:48 pm on March 25, 2009 Permalink | Reply

      ‘Ekspedisi Lembah X’… Duh gua ko jadi mikir yang laen ya 😀

    • nyenius 9:53 pm on March 25, 2009 Permalink | Reply

      yup, cocok banget buat film dewasa gak jelas gitu ya.. ;))

    • Sekolah Pramugari 12:37 pm on April 4, 2009 Permalink | Reply

      Selamat Siang…
      Salam Kenal dari Balikpapan…
      Boleh bertukar link..? 🙂

  • Nyenius 11:49 pm on March 16, 2009 Permalink | Reply  

    Plak plok plak plok Stupid sinetron 

    You know what, hampir tiap malam, saya terebak untuk menonton setidaknya 1/2 – 1 – 1/2 sinetron. Maksudnya ada tiga judul sinetron, yang pertama 1/2 nya gue tonton, yang kedua (Cinta Fitri) full gue tonton, yang ketiga 1/2 nya gue tonton, kadang nggak sama sekali. Pertama gue ngeluh bahwa temanya basi dan ngada-ngada, dan yang pasti, sebagaimana budaya sinetron, ceritanya diulur-ulur kayak mie, sampe busuk saking panjangnya.

    Ok, pertama Cinta Fitri (Season 1, season taek lah), masih oke lah, wajar juga rating nya jadi naek. Tapi season dua mulai kurang ajar, panjang, makin panjang, pokoknya kalo penjahatnya mao ketangkep, pasti dibikin tuhan ngebantu tuh penjahat, jadi aja selamat penjahatnya. and the bla and the blu lah. Nah sinetron sebelum Fitri itu lebih tai lagi. Ada emak-emak sama nenek-nenek kerjaannya ngerecokin dan musingin anaknya mesti pacaran sama siapa, baru tadi gue liat pemerannya ditambah cut keke sebagai pemeran baru, yang logat jawanya cuih cuih maksa abiiissss. Nah sinetron setelah Fitri, itu sama gilanya, gue lebih gak ngikutin yang ini sih, ada cewek kawin, lakinya selingkuh, tinggal sama selingkuhannya tapi tu cewek gak dicerai. Selama itu tu cewek deket sama cowok laen, dan ada cowok laen yang deketin juga, akhirnya suami yang gak setia mati, dia kawin ma cowok laen, udah ada cowok laen yang maoin, dan berusaha ngerebut cewek itu. Kalo kata kasino, “itu cewek apa perek sih.” Ngaconya lagi, udah jelas anak2nya cerai, tapi emak mantan suamiya sama nenek ceweknya masih tinggal bareng. Udah gitu, parahnya Emaknya suami yang mampus itu pemerannya umurnya sepantaran sama anaknya, cuih.

    Oke, itu gak papa namanya juga bisnis. Taaaaaaaaaaaapiiiiiiiiiiiiiiii, ini yang bikin gue nulis tulisan ini. Tadi gue liat, serempak tuh sinetron-sinetron nampilin parade adegan gampar-menggampar dan bentak-membentak. Bangsat! Di sinetron sebelum Cinta Fitri aja gue itungin sambil lewat (sambil maen hp gue) ada 5 kali lebih adegan nggampar, bahkan ada 2 adegan gampar yang ada di satu scene. Di cinta Fitri jangan ditanya, semenjak beberapa minggu episode ke belakang emang udah ada, tapi sekarang eskalasinya bertambah. Paling gak tahan di sinetron fitri tu adegan marah-marahnya, bikin senewen, padahal gue lagi gak ngadepin televisi, lagi asik di laptop ato maen hape, tapi suara marah-marahnya itu bikin puyeng kepala. Bangsat ye, orang udah seharian capek ama kerjaan, dimana disitu ada masalah dan segala macemnya, ini mesti dikasih adegan dan suara orang marah-marah lagi, bangsat. Semua orang di rumah bilang mulai sebel sama cerita Sinetron itu, tapi tetep aja mereka pada nonton. Duh, kampret.

     
    • Aves 9:46 pm on March 25, 2009 Permalink | Reply

      Gile ngga nyangka gua, kalo orang se intelektual lo menonton sinetron 😀 sampe ngikutin cinta fitri segala… hahahaha udah dari gua blum nikah itu sinetron udah ada :))

    • Nazla 10:45 am on September 6, 2009 Permalink | Reply

      Salah sendiri liat sinetron

  • Nyenius 3:46 am on March 14, 2009 Permalink | Reply  

    Cara Berciuman Menurut Zodiak 

    Hehehehe, lagi browsing di internet, gak sengaja nemuin ini disni. Material di bawah ini FULL-COPY-PASTE dari situs orang ini.

    Dan berikut data Ramalan Zodiak 2009 tentang Cara Ciuman :
    # Capricorn
    Ciuman-ciuman yang didaratkan oleh orang-orang yang berbintang Capricorn kabarnya sangat-sangat romantis. Bahkan saking romantisnya, ciuman mereka kerap menjadi obat pembunuh stress!

    # Aquarius
    Sesuai dengan lambangnya, air, warga Aquarius ternyata memiliki ciuman yang basah dan agak serabutan. Selain itu, pada saat ciuman berlangsung mereka umumnya cenderung membuka mata lebar-lebar.

    # Pisces
    Orang-orang dengan bintang berlambang ikan ini memiliki gaya berciuman pandangan mata tajam, penuh nafsu dan gairah, serta wow … berlangsung cukup lama!

    # Aries
    Orang-orang Aries ternyata memiliki gaya berciuman yang cepat dan penuh dengan nafsu. Tapi sayangnya ciuman dahsyat tersebut biasanya cepat pula selesainya.

    # Taurus
    Berbeda dengan mereka yang berada di bawah naungan Aries, dimana ciuman mereka umumnya berlangsung sangat perlahan, tidak tergesa-gesa, tenang, penuh kemesraan dan berlangsung terus… terus… dan terus.

    # Gemini
    Orang-orang Gemini konon merupakan pribadi yang hangat dan ceria. Tidak heran jika gaya berciuman mereka terkadang diselingi oleh senyuman bahkan juga tawa lebar. Asyiknya, sifat warga Gemini yang terkenal gemar melakukan sesuatu yang baru itu pun dilakukannya dalam melakukan ciuman. Jadi banyak kejutannya!

    # Cancer
    Warga Cancer memang terkenal dengan sikapnya yang hati-hati, agak tertutup dan cenderung ingin selalu dilindungi. Tak heran jika dalam urusan berciuman mereka lebih suka melakukannya dengan lembut, hangat, dan seperti tidak mau lepas saja!

    # Leo
    Orang-orang Leo yang terkenal keras dan tegas ternyata memiliki gaya berciuman yang liar, tanpa malu-malu, bahkan tidak segan-segan untuk menggigit dan mencakar! Pun warga bintang berlambang singa ini ternyata sangat senang jika mendapat pujian dari pasangannya, utamanya pujian atas gairahnya yang luar biasa.

    # Virgo
    Warga Virgo memiliki gaya berciuman yang halus, lembut, rapi, sampai-sampai sang pasangan pun bakal terkesima dibuatnya.

    # Libra
    Gaya berciuman warga Libra konon kurang hangat! Kenapa? Karena mereka pada umumnya terlalu khawatir dengan urusan macam-macam di luar hasrat mereka. Belum lagi, mereka gemar menghela nafas di tengah-tengah ciuman.

    # Scorpio
    Percaya atau tidak, orang-orang di bawah naungan Scorpio rupanya tidak terlalu suka dengan ciuman. Karenanya, jangan kaget apabila dalam sebuah hubungan intim mereka kerap melewatkan aktifitas yang satu itu dan lebih suka langsung menuju sasaran.

    # Sagitarius
    Hmmm.berbahagialah Anda yang berbintang Sagitarius atau pun yang memiliki pasangan dengan bintang ini. Pasalnya, mereka yang berbintang dengan lambang busur panah ini memiliki gaya berciuman yang mengejutkan, spontan, dan menggairahkan. Tak heran jika konon banyak orang yang menanti-nanti ciuman ala si Sagitarius ini.

    Begitulah KATANYA.

     
  • Nyenius 3:40 am on March 14, 2009 Permalink | Reply  

    Common Errors in Heterosexual Special Relationships 

    Generalizations
    Generalisasi, ini bisa jadi masalah komunikasi yang cukup serius dan bisa jadi masalah ribet yang gak jelas. Ungkapan seperti: “Kamu gak pernah mau jemput aku lagi.” Cobalah telaah lagi kata-kata NGGAK PERNAH lagi jemput lo. Umumnya sih timbul reaksi “Sejak kapan? Waktu ini-itu aku jemput kamu kan? Bla bla bla”, bla bla bla disitu biasanya gak penting, cuma efek defense lanjutan aja.

    Me or your friends
    Ada dua kasus disini. Satu, terkadang, –kayaknya seringnya cewek- memaksa pasangannya buat memprioritaskan dirinya ketimbang temen-temen pasangannya, ekstrimnya ngasih ultimatum. Kedua, kadang seseorang tidak nyaman kalo diajak ngumpul bareng temen-temen pasangannya, dan pasangannya maksa, kalo nggak dipandang negatif karena nggak bisa bergaul sama temen-temen doi.

    Listen to my story, no, you listen to mine..
    Berebut perhatian dan penghargaan antar satu sama lain, ini juga bisa jadi masalah. Apalagi kalo pasangan itu sama-sama pusat perhatian atau sama-sama ‘orang yang dipandang’ di lingkungannya, dua-duanya ingin dipuja oleh pasanganya. Ribet deh.

    What’s your mail password..
    Menjadi masalah tatkala pasangannya kelewat posesif (atau memang pasangannya bajingan?) dan menuntut akses ke inbox email dan sms.

    Physical Contact
    Alasan klise-nya, “aku pengen menyayangi kamu lebih dari kata-kata…” Ato, “ini yang terakhir kalinya sebelum kita putus….”

    Marry me, marry me, marry me…
    Sudah jelas.

    So what should we do about it? Don’t ask me, I’m just making a list here…

     
    • Aves 4:50 pm on March 14, 2009 Permalink | Reply

      Hmmm, seperti sebuah pengalaman yang menarik 😀

  • Nyenius 2:13 am on March 14, 2009 Permalink | Reply  

    Menerjemahkan Puisi Secara Harfiah 

    Gue pernah baca, mengenai salah satu cara menerjemahkan/memahami puisi adalah dengan memberikan kata sambungan yang hilang dalam bait puisi, sehingga membentuk kalimat yang lebih prosaik. Seperti puisi chairil anwar yang di bawah ini:

    Aku
    chairil anwar

    Kalau sampai waktuku
    ‘Ku mau tak seorang kan merayu
    Tidak juga kau
    Tak perlu sedu sedan itu

    Aku ini binatang jalang
    Dari kumpulannya terbuang
    ………….

    –mari kita coba terjemahkan secara harfiahnya–

    Kalau (suatu hari nanti, telah) sampai waktuku (menghembuskan nafas terakhir)
    (yang) ‘Ku mau tak seorang (pun diantara kalian, atau siapapun) kan merayu (atas kepergianku)
    Tidak juga kau (nama seseorang, Lisa, misalnya)
    Tak perlu (lah kau mengeluarkan) sedu sedan (seperti) itu

    (karena) Aku ini (hanyalah) binatang jalang
    (yang bahkan) Dari kumpulannya (pun) terbuang

    … bla bla bla … dan seterusnya …

    Ya gue lupa apa nama tekniknya, bener nggaknya judul posting ini, gue juga gak tau. Tapi yang jelas cara begini ada. Bahkan Quraish Shihab pun memakai teknik ini dalam menafsirkan Qur’an di tafsirnya, Tafsir Al-Mishbah. Coba aja liat sendiri. Semoga posting singkat ini membantu.

     
    • reekoheek 2:29 am on June 4, 2009 Permalink | Reply

      keren… coba kapan2 pake cara tafsir mizan ba… sapa tau hasilnya ngaco 😛

  • Nyenius 7:30 pm on March 13, 2009 Permalink | Reply  

    Note From Upgrading WordPress below 2.7 to 2.7.x 

    Buat kawan-kawan yang ngupgrade wordpress dari versi di bawah 2.7 ke 2.7 ke atas, harap catat beberapa hal penting supaya hasil upgrade berjalan dengan baik. 2 hal aja sih:

    1. Disable plugin WordPress Automatic Upgrade. Karena fitur ini sudah termasuk didalam core 2.7.x. Kalau nggak di disable, maka you orang bakal nggak bisa ngupgrade dari versi 2.7 ke versi-versi berikutnya. Kedua, you bakal gak bisa pake itu yang namanya fitur (ciamik) install plugin dari admin panel (tanpa perlu download terlebih dulu dari situs wordpress.org). Dijamin you bakal ketemu error ini:
      Fatal error: Cannot redeclare pclziputilpathreduction() (previously declared in…blahblahblah..
      **keterangan lengkap baca
      disini.
    2. Disable plugin yang berfungsi untuk membuat drop down menu di admin panel. Seperti Ozh’ Admin Drop Down Menu, Lighter Menus, atau you gak bakal pernah ngeliat yang namanya menu bar di admin panel WP 2.7.x. Gue ngalamin sendiri, ketika baru pertama kali upgrade, kok menunya gak ada sama sekali, rupanya Lighter Menu menyembunyikan itu semua.

    Ok, itu yang sejauh gue tau. Semoga membantu.

     
  • Nyenius 1:56 pm on March 13, 2009 Permalink | Reply  

    What The Doors Means To Me 

    I’ll try to follow Fahdi‘s trail, to write in english.

    I forgot exactly when the first time my ears met The Doors music. But I do remember when it first amaze me. It was on the poetry reading event at Dago Tea House. Some old artist open up his show, with high volume ‘Break on Through (to the other side)’, it shocks me. Plus, the gimmick of the show is that artist breaking an imitative door in flame by running through it. Waaah, my body is trembling with excitement. From the beginning to the end, my eyes wide open, my ears gone focusing on the song’s ambience.

    The Doors’s songs was …. ahhh taek lah, susah! Ok, bahasa Indonesia lagi.

    Lagu-lagu The Doors dapat membangkitkan minat untuk mabok, don’t know why, can’t explain it. Tebakan gue begini: lagu yang dibikin orang mabok, puyeng, bakal cocok didenger dikuping orang mabok dan frustasi. Nggak gampang mengakrabkan musik The Doors ke telinga. Bahkan sekalipun lo coba sambil mabok dengerinnya, kalo pertama kali, pasti masih asing dan pusing (iyalah, mabok namanya juga). Nampaknya ada satu komponen internal yang mesti dimiliki seseorang, pengalaman empirik yang mungkin ikut melandasi terciptanya lagu-lagu itu; anger, rasa marah. Bukan marah biasa, tapi kemarahan yang masuk ke dalam ruang muak. Keadaan dimana seseorang telah berada di ujung kapasitasnya, dan masih dipaksa, bahkan didorong oleh banyak tangan tak terlihat, untuk terus, hingga sepertinya sudah tidak ada pijakan lagi. Sehingga tinggal rasa marah itu yang jadi pijakannya, sampai memasuki area ketidakpedulian dan antipati sosial. Pada titik itu, maka rasa marah akan menjadi energi potensial, begitu lagu-lagu The Doors diputar ia akan membalut energi potensial marah menuju racikan estetis yang gelap dan membius, you’ll do things beyond your imagination, you’ll think, you’ll move, you’ll act, you’ll say words over your edges, from the otherside of yourself, tanpa perlu mabok ataupun ngobat. It’s a drugless ecstasy.

    Break on through, to the otherside..
    Break on through, to the otherside..
    Break on through, to the otherside..

     
  • Nyenius 1:32 pm on March 13, 2009 Permalink | Reply  

    SLumdog Millionaire 

    SLUMDOG MILLIONAIRE, Film yang menceritakan anak jalanan korban kekerasan antar agama jadi kaya karena ikut kuis Who Wants To Be Millionaire. Jalan ceritanya menarik, dan yang terpenting; cara berceritanya pun menarik. Setting waktu film terjadi dalam 2 hari, tapi juga ada plot bolak-balik sehingga dalam waktu 2 hari itu terceritakan perjalanan si anak dari kecil sampe remaja (hari itu). Disayangkan terakhirnya Hollywood banget, kissing, ciuman (ngehe ye). Tapi ada dua ciuman yang terjadi, yang pertama ketika si cowok nyium sayatan luka di pipi si perempuan, yang langsung kita dikasih gambar semua adegan penderitaan di-rewind –teknik film purba, tapi hasil dramatik filmnya tercapai-, yang satu lagi jenis tai kucing (lips, oh man kenapa adegan tukeran ludah selalu jadi puncak dari perjuangan para tokoh film hollywood).

    Gue nonton dengan mengernyitkan alis, merasa simpati, kasihan, kesal, tegang, sedikit terpancing gairah (juuuuust a littttle), tertawa terbahak-bahak, sampai akhirnya teringat sebab gue beli dan nonton film ini: Aves, waktu ketemu kemaren, di sela-sela omongan gue, sempat merekomendasikan film ini dengan berapi-api. Memang biasa terjadi antara gue dan dia, apabila ada omongan yang mengingatkan atau berkorelasi dengan satu film tertentu, siapa pun diantara kita bakal ngerekomendasiin sesuatu (lo tonton ini deh, lo baca itu deh, liat situs ini deh, etc…). Dan selesai dari nonton film ini gue menoleh ke bini gue yang lagi ngetik laporan keuangan: “Jadi apa maksudnya si Aves nyuruh papa nonton film ini? Terus, papa lagi ngomong apa ya sampe dia rekomend film ini….” Bini gue cuma bengong. Gue bilang sambil ketawa, “Ah sarap nih…”

     
  • Nyenius 1:18 pm on March 13, 2009 Permalink | Reply  

    Eric’s Movie Database 

    Buat para pencinta film, tentu ingin men-data koleksinya sehingga lebih rapih, mudah dicari, gampang dilacak kalau dipinjem orang. Sekitar taun 2006 gue pernah cari-cari software (terutama yang gratis dong) yang bisa menuhin kebutuhan ini. Dan nggak nemuin software yang diinginkan. So I stop searching and start making my own, unfortunately, written under php. Gue memimpikan bisa nemuin software yang kita sebagai kolektor cuma perlu masukin judul film dan detailnya diambil dari situs http://www.imdb.com, tapi waktu itu gak nemuin, ada juga kita mesti masukin detailnya sendiri (emangnya gue tukang rental!).

    Sampai setelah sekian lama lupa bulan kemaren justru tanpa sengaja nemuin satu posting mengenai Top 10 aplikasi manajemen koleksi. Bertemulah gue dengan EMDB – Eric’s Movie Database. Dan spesifikasinya tepat seperti yang gue idamkan; it manage movies collection, we just need to enter the title and fetch the details from IMDB.com, it allow movie loans records, and it’s bloody FREE!! Hehehehehe.

    This is the picture of add collection form (just enter the title and press enter to get the data from IMDB.com):

    Download it here :

     
  • Nyenius 8:14 pm on March 12, 2009 Permalink | Reply  

    Monty Phyton’s The Meaning of Life 

    MONTY PHYTON, gue nemuin film-film dari grup komedi ini secara gak sengaja. Katanya mereka punya serial tv yang sukses sejak taun 70-74, dan setelah itu bikin film.

    Salah satunya film ini : Monty Phyton’s The Meaning of Life. Film yang disajikan dengan cukup unik. Bahkan sepengetahuan gue, penyajiannya mirip konsep teater populer di Indonesia tahun 50-an ke bawah. Ada pembukaan, dibagi dalam babak-babak, diiringi sedikit nyanyian dan tarian, dan di tengah-tengah ada pertunjukan selingan untuk istirahat.

    Penyajian film ini dibagi ke dalam bab, kayak buku. Bab kelahiran sampai kematian. Berikut resensi filmnya dalam bentuk gambar (keterangan gambar, coba letakkan mouse anda diatas gambar) :

     

     

    The Crimson Permanent Assurance

     Judul yang bikin orang ngerasa salah nonton film Para akuntan yang dipaksa kerja keras seolah seperti ini mereka memberontak jadi bajak laut kompleks ekonomi yang subur beginihancur lebur setelah mereka serang

    Opening Song

    animasi dan lagu yang riang tapi dalem 

    Part I : The Miracle of Birth.

     stupid doctors terlalu banyak anak, karena agama melarangnya pake kontrasepsi. Dan berniat menjual semua anaknya ke lab eksperimen ilmiahsemuanya anak2 itu nyanyi lagu itu.

    Part II: Growth and Learning

    penerapan dogma-dogmapertandingan rugby anak sd lawan sma, dan guru2nya masih belain yang sma  pelajaran seks live

    Part III : Fighting Each Other

    Prajurit yang maksa komandannya nerima hadiah di medan pertempuran, karena khawatir nggak bisa ketemu lagi.Penjelasan mengapa tentara mesti adakomandan inggris yang santai sementara prajuritnya bertempur dengan suku Zulu   demokrasi di ketentaraan inggris

    THE MIDDLE OF FILM –

    Kuis gak jelas di tengah film. yang naratornya menyuruh audience bioskop untuk nyari ikan yang tersembunyi, dan kalau nemuin diminta untuk teriak yang keras biar satu bioskop denger.

    it's surrealist, love it!

    Part IV : Middle Age

    pasangan paruh bayaKafe yang menu-nya tema obrolan 

    Part V : Live Organs Transplants

    cara yang sarap untuk mengambil organ seseorangpenjelasan tentang alam semesta 

    Gangguan gak jelas

    gangguan gak jelas dari adegan Crimson Permanent Insurrance

    Part VI : The Autumn Years

    a nice song in a luxurious cafeorang yang kelewat gemuk yang selalu muntah dan makan  si gendut yang akhirnya meledakYou have to please everyone, so I became waitress memilih cara mati: dikejar segerombolan cewek telanjang dada 

    Part VI b : The Meaning of Life

    sang kematian sang kematian berkunjungresepsionis surga pertunjukan aneh di surga (again, surrealist) 

    End of The Film

    akhir film yang kasaroh, flying tivi! 

    Gak nyesel download (*cough* projectw.org..*) film sebesar 700 MB ini :D. Sekarang lagi cari seri Monty Phyton and The Holy Grails (wikipeedia indo).

    Review lain Monty Phyton and The Holy Grails.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel