Updates from January, 2008 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    Hanya Untuk Istriku Tersayang 

    Malam itu, kubisikkan dengan lembut ke telinganya sebuah puisi :

    Sayangku,
    Seperti ucapku
    Tahunan yang lalu
    Aku ingin pergi,
    Melanglang buana
    Mengenbarai hati wanita-wanita

    Sekarang aku pulang
    Ke dalam pelukanmu
    Penuh seluruh
    Memasuki dirimu

    Ransel petualangku
    Kutinggalkan di halte jalan

    Kusadari,

    Semakin jauh aku berlari darimu
    Semakin terasa kebutuhan akanmu

    Semakin aku mencari warna-warna
    Semakin kusadari berkilaunya dirimu

    Semakin banyak dermaga kulabuhi
    Semakin kusadari kaulah rumahku

    Pelyaran yang dulu kupilih
    Adalah perjalanan tanpa akhir
    Bila dituruti
    Dan hanya menambah kejelasan
    Bahwa kaulah yang kucari

    Kaulah warna padananku
    Kaulah pelabuhanku

    Kau tak sempurna
    Begitupun aku
    Kau tak selalu memenuhi harapanku
    Begitupun aku

    Lantas, mengapa harus kukejar
    Kesempurnaan yang tak ada
    Yang justru bersemayam pada
    Kekurangan-kekurangan kita

    Cinta kita bukan lagi
    Tentang nonton di bioskop,
    Makan malam di tempat aneh,
    Atau telepon yag berhamburan kata sayang dan rindu

    Cinta kita adalah marah kita,
    Senyum kita, doa-doa kita.
    cinta kita bersemayam dalam gerutuan dan juga teguran
    Cinta kita ada dalam
    gerak yang saling mempersembahkan

    Aku pulang sayangku,
    Aku pulang.

     
    • Aves 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      Abis baca puisi ngapain ? huahahahahah

    • adjeng 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      nah, Ba, sekarang mah kebangetan pisan lah mun kamu macem2 teh…. udah mah ditungguin, dido’ain, dimaapin… hehehehe… tapi percaya da. you’re a good man.
      selamat ya. selamat menikmati puisi dan rangkaian lain sesudahnya…. (ya ves ya?!)

      salam buat sulhu 🙂

    • nazla 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      buseeeeeeeeeeeeettttttttttttttttttttt….

      semoga sulhu sadar, itu jenis kata2 seorang playboy!

    • Alfa Haga 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      Its really touching. Its really deep. You haven’t lost your touch. It may even greater than i knew before, eh ?

      Bro, sukses terus ! Semoga jadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah !

      Doain gua biar cepet nyusul loe juga ! Hahahaha.

      Salam buat Teh Sulhu.

    • Ritz_cafe 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      Kalo kata Warkop

      “tau, cengeng amat…”

    • putri 10:41 am on January 26, 2008 Permalink | Reply

      Home sweet home ya baan..!! Lika-liku, maze-nya dah mpe “the right home”.
      Mudah2an lika-liku yang bakal dilaluin lagi, after this (i knew its always lika-liku) u always come back to your home sweet home.. n always feel sweet..!! Lam bot shulhu.. 😀

  • Nyenius 11:51 am on January 16, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    Subhan Toba Akan Menikah Dengan Shulhu Khoiriyah 

    undangan 1

    undangan 2


     
    • akbar 11:51 am on January 16, 2008 Permalink | Reply

      semoga Allah senantiasa memberikan rahmat kebaikan kepada kalian berdua. Amin.

    • nazla 11:51 am on January 16, 2008 Permalink | Reply

      haha, toba nikah juga! maaf yaaa..ngga bisa dateng. selamat datang di dunia sesungguhnya 🙂

  • Nyenius 8:37 pm on January 2, 2008 Permalink | Reply
    Tags:   

    #1 

    Keindahan yang disetujui banyak orang, akan segera menjadi klise.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel