Updates from June, 2007 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 9:25 pm on June 30, 2007 Permalink | Reply
    Tags: ,   

    Ego dalam kubik 

    Kalimat yang terlontar hari itu..
    seharusnya tak pernah kuucapkan.
    Sungguh buruk akibat yang kusebabkan karenanya.

    Terkurung…
    Tak mampu bergerak bebas…
    Nafasku nyaris tak bersambut dengan udara bebas
    Aku tertipu…

    Hanya karena terbuai oleh hukum medan magnet, aku lupa diri.
    Bahkan otak kiriku menjadi bebal.
    Kakiku yang sudah terbiasa mampu menumpu beban, kini menjadi lemas bergantung.

    Kupaksakan mulutku dengan gulali omong kosong. Hingga hanya manis yang kurasakan.
    Lupa akan ke’alpa’an air jernih yang lebih menyegarkan.
    Situasi yang terus menerus kuulang sendiri.
    Sampai tebal rasanya kulit ini.
    Tak dapat lagi tertembus oleh kritikan pedas dari dunia.

    Sungguh aku tertipu…
    Sungguh aku lupa diri…
    Sungguh…
    Aku hanya manusia…

     
  • Nyenius 8:01 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    tampilan 

    Tampilan nyenius.com mulai terasa bapuk. Tapi entah kenapa, dalam hati gue suka terhadap sesuatu yang terlihat bapuk, tapi ketika digunakan, she’s still fully working fine… 🙂

     
  • Nyenius 7:40 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Bertahan dan bergerak; tak ada cara cepat 

    You know what? Bertahan adalah sesuatu yang menyebalkan, menyerang pun sesuatu yang menyebalkan. Apalagi bertahan pada sesuatu yang mulai ditinggalkan orang-orang. Tapi saya tahu, yang bertahan itulah yang nanti menyicipi manisnya gula-gula di roda bagian atas nanti, tapi tetap, hal itu tidak menghilangkan stempel menyebalkan dari bertahan.

    Pada tiap jalan perjuangan, pasti akan bertemu dengan keadaan-keadaan mustahil, keadaan yang menunjukkan mustahil untuk terus, tidak feasible, tidak mungkin, keadaan “it’s all bullshit”, dan lain sebagainya. No real shortcut in this world. Tidak ada cara mudah untuk menjadi sesuatu, tidak ada cara cepat untuk meraih sesuatu. And if you, assholes who robbed other peoples sweat, says the opposite… time will proof honey, time will proof…. But if the one who shout the opposite is a good man, that’s just mean, this is not your way…

    Is it mine?

     
    • bayu Ajah 7:40 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      Dude saya baca ini ketika saya sedang di sebuah warnet di pesisir pantai Senggigi Lombok Islan dude.

      Dude why u sound so angry about this world life, bagi gue elu seperti sehabis di dzalami seseorang..hehehe, apa ente hbs di perkosa (ato di Sodom) hehehe

    • hades 7:40 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      yup it,s true n sound nice,tapi juga mengindikasikan lw seperti abis didzalimin, or abis meliat penindasan?
      Sabar,intinya sabar,KLISE dan MEMUAKKAN memang…tapi yah seperti yang lw da mengerti ‘time will proof ‘, seperti lagu soundtrack naruto “wind”, gimana pun kita itu kalo masih idup itu tetap punya masalah toh?, n untuk yang normal nih yang mesti kita lakukan adlah memnghadapinya dan bertahan, toh time will proof juga toh..?!
      n lagi2 seperti lagu kesukaan gw “wind”…”don’t try to look so wise,don’t cry u so right,don’t dry with fake n fear, coz’ u will hate yourself in the end…”
      HIDUP INI INDAH BRO!!!:) jangan disia-siakan untuk sesuatu yang gak penting, semua ada jalan keluarnya.. banyak jalan menuju roma

    • nyenius 7:40 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      Jadi lo anggep apa JET yang gue pasang di belakang sukhoi gue itu???

    • aves 7:40 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      Beginilah… komentar pengendara Supra, “tak ada cara cepet”, kalo pake Jupie Z, beda ngomongnya “ko udah sampe aja yah”
      hehehee 😀

  • Nyenius 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Colokan yang Canggih 

    Btw, gue kemaren baru beli colokan seperti yang ada di gambar di bawah ini. Apa itu? ini adalah steker yang bisa di set waktunya. Misalkan kita cuma pengen steker ini ngalirin listrik setiap harinya pada jam 6 pagi selama 2 jam saja begitu. NAAAAAHHHH, masalahnya adalah gue gak tau cara ngoperasiinya gimana. Baca manualnya? Udah baca, didalem kemasannya cuma ada dua carik kertas yang terus mengatakan “pencet tombol ini-pencet tombol itu” PADAHAL, barang kampret ini kan gak punya tombol!!! Yang ada cuma ‘sesuatu’ yang berbentuk lingkaran, dan memang HANYA BISA diputer, bukannya DIPENCET.

    Ok, ok, calm down dude,….. Gue cuma mao nanya, ada yang tau gak cara makenya gimana? plis?….

    colokan ber-timer

     
    • hades 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      bakaka…kasian amet lw….emang pas beli gak nanya sama penjualnya cara makenya? Daripada nyesel udah beli,mending colokannya di bawa lagi ke penjualnya, sekalian nanya cara makenya, sekalian dicek deh colokannya rusak atau gak:)
      kalo penjualnya bilang ” read the f***ing Manual”,lw tunjukin aja that the f***ing Manual, and show how f**k, manual yang dia kasih..
      tapi nih gak ada salahnya’kan tuh colokan lw coba2 make,mungkin setting waktunya itu adalah benda bulat yang hanya bisa diputer itu;)
      So…,yang sabar yah:D

    • hades 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      wait a minute…rasanya waktu gw liat foto colokan lw,rasanya memang ada semacam tombol di pinggirnya:)
      mungkin itu tombol powernya?!
      atau tombol untuk mengaktifkan setting waktunya?!

    • nyenius 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      Buat Imud:
      Muuud, mudddd, kalo sekedar puter2an mah udah gue lakuin dari kemaren, any other clue? (jangan ngomong udah lama tau kalo gak bisa makenya hahahaha)

      Bayu:
      yap, RTFM rules!! hahahahaha.

    • Bajak 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      Bener tuh kata Imud itu bukan barang baru, bahkan ada yang lebih canggih lagi pake remote. Tapi intinya gue gak tau seh, blom pernah make hehehe, kirim ja Imel ke perusahaannya, walopun jawabannya paling2 ‘read the f***ing Manual hehehehe

    • Imud 2:43 pm on June 17, 2007 Permalink | Reply

      pertama, perlu diketahui,itu barang bkn barang baru,jd ga bs disebut canggih (kemane aja loe)gw dah tau dari SMP.(dah cukupnyelanya :D)
      ok, gw mencoba membantu bagaimana cara pakainya.
      klo gw liat tuh timer (pict) tinggal loe puter aja yang buletnya,itu tuh buat ngeset waktu (klo bisa gw liat gambar detailnya)

  • Nyenius 5:00 am on June 15, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    kelu 

    kegelapan hinggapi diriku
    bibirmu tak lagi bicara
    namamu tak lagi disebut
    rasa rindu tanpa balas dan membuatku tak berarti

    kau yang membawaku kesana
    dunia penuh makna dan warna
    akankah tetap bermakna tanpa senyummu
    masihkah berwarna tanpamu

    lautan air mata seakan tak berarti
    dapatkah kau kembali…
    penuhi hidupku dengan canda, impian dan harapan

    realita kehidupan yang berjalan membuatku semakin hilang
    dan terbuang….
    kuhanya terduduk di liangmu
    tanpa hasrat menggebu seperti dulu

    ayat-ayat tentang cinta dan sayang
    kusenandungkan untukmu
    masihkah kau dengar dan terharu?

     
  • Nyenius 11:34 pm on June 12, 2007 Permalink | Reply  

    Siluet 

    Terkurung aku dalam,
    Siluet magentamu yang tak bercela,
    Tak ada kehangatan kini,
    Hanya silau,
    Dan rindu yang separuh sisa,
    Karena tawamu dalam diam,
    Bahwa kau tak pernah,
    Butuhkan purnama,
    Hanya sang surya!

     
  • Nyenius 9:18 pm on June 6, 2007 Permalink | Reply
    Tags:   

    Crazy About Cake 

    Pada awal tahun ini, saya kelimpahan proyek web lagi dari seorang kawan. Sama seperti proyek-proyek web sebelumnya, menggunakan php-mysql. Jadi apa bedanya? Istimewanya proyek kali ini adalah pembuatannya yang menggunakan framework, sesuatu yang sebelumnya saya anggap sebagai mistik, repot, aneh, dan ribed. Hehehehe, maklumlah gue Cuma programmer web amatiran yang Cuma ngerti cara prosedural ajah, dan lagi kesusahan belajar konsep OOP (object oriented programming). Teman saya itu tahu betul saya Cuma bisa cara prosedural, tapi dia mau mencipratkan pekerjaan tersebut kepada saya, tentu dia punya pertimbangan sendiri, maka saya pun berani menyanggupinya, karena saya percay a dia punya kepercayaan tersendiri kepada saya (jeh ribed).

    Intinya gue ambil pekerjaan itu, dan memang proyek itulah yang saya butuhkan agar saya bisa dan ‘terpaksa’ betul-betul belajar mengenai OOP (sekali lagi, object-oriented programing). Saya mulai modul pertama saya dalam keadaan buta terhadap keajaiban-keajaiban yang dilakukan framework buatan teman saya tersebut. Dia kasih saya API dasar dari frameworknya, tapi tetep aja saya belum bisa dan biasa baca dokumentasi API, jadi patokan saya adalah contoh yang dia beri, dan beberapa penerangan tentang cara kerja framework tersebut dari beliau –which is banyak yang saya lupa–. Perkembangan proyek berjalan lamat-lamat (2 bulan ya ves?), baru pada masa-masa akhir proyek itulah saya mulai mengerti tentang kerja framework itu (karena juga ditengah jalan saya diangkat jadi ‘system analyst’, karena system analis yang satunya mandek), sehingga saya tidak perlu lagi ‘nyontek’ ke skrip yang sudah ada.

    Bekal ilmu terbesar disitu adalah saya mulai mengerti tentang konsep three-tier (Model-View-Controller). Dimana kehandalannya adalah terdapat pada pemisahan logika-tampilan-database. Setelah proyek tersebut 90% rampung dan sekarang sedang dalam tahap uji-coba oleh usernya, terbetik dihati ingin mencoba sebuah framework php yang lainnya. Selain ingin tahu, juga ingin memastikan benar-tidaknya pemahaman saya tentang three-tier, dan jelas ingin menguatkan apa yang baru saja saya ngerti. Didepan Firefox, saya mengingat-ingat nama framework yang pernah saya dengar….. Teringatlah rekomendasi teman saya fahdi duluuuuu banget yaitu CakePHP, langsung saya ketik; http://www.cakephp.org disitulah mulainya saya masuk ke dunia CakePhp Rapid Development. Saya download package-nya, manualnya, API-nya (pake TeleportPro), lantas saya tinggalkan menumpuk di harddisk selama hampir sebulan. Begitu ada waktu luang, langsung saya buka itu package, manual, dan API nya.

    Yah saya ulik itu package sebagaimana ‘konvensi’ menggunakan skrip orang lain, baca README, INSTALL, dan keterangan berbentuk dokumen teks lainnya. Saya baca manualnya dengan runut. Hehehehe yang bikin saya pengen ketawa, orang-orang baik yang sudah membuat skrip dan manual itu selalu saja mengatakan kepada pembaca sebuah pernyataan yang seperti: “…kita menggunakan konsep MVC, anda tidak mengerti apa itu MVC? Tenang saja itu tidak sesulit kelihatannya, bahkan saat ini anda tidak perlu betul-betul mengerti tentang MVC….” Anda tahu, kalimat-kalimat seperti itu menenangkan, dan percaya atau tidak, itu membantu membuat sesuatu yang rumit jadi terbayang seperti mudah, dan juga tenang karena kita jadi percaya bahwa ada orang-orang baik yang mencoba menjelaskan kerumitan itu dengan cara yang paling mudah dimengerti orang.

    Pada akhir manual tersebut, ada dua buah tutorial membuat aplikasi dengan framework CakePHP. Hmm disinilah dimulainya pengertian praktis dari suatu aplikasi yang baru kita baca (setidaknya bagi saya). Dua tutorial untuk membuat modul user dan modul login. Saya lakukan, dan berhasil! Fufufufu mata saya berbinar-binar, dan ngomong sendiri, yoi, ini baru cepet buat bikin aplikasi web. Kebetulan juga saat itu ada rencana bikin website buat klub petualang SMA gue (Mothahari Adventure Team). Jadilah sudah, dapet ‘mainan’ baru plus kesempatan buat praktek. Mulailah saya bikin itu website, dan makin tenggelam saya dalam manual dan API CakePHP (saat itulah saya baru bener-bener bisa baca dan ngerti maksud dari API itu apa :p). Dalam kurun waktu 3 hari, website itu pun rampung sekitar 80%, dan sudah online terpasang, tinggal proses otentikasinya yang belum.

    Dari situ saya makin gandrung sama CakePHP, karena hal tersebut betul-betul memudahkan pengerjaan aplikasi web. Beberapa rencana baru mulai berdatangan, yaitu mengkoding ulang (bahasanya aneh ya) mustnews dan Mustang Forum berikut blog ini menggunakan CakePHP. Dalam proses koding ulang mustnews inilah muncul hambatan-hambatan baru (yang disebabkan ketidak-tahuan saya), but it’s all fun ^_^

     
    • aves 9:18 pm on June 6, 2007 Permalink | Reply

      Mantablah Toba… 😀

    • Aves 9:18 pm on June 6, 2007 Permalink | Reply

      BTW, ngapain Nama gua jadi “sample Nama” di Project baru lo?? huhuhu… mana pake Email yang valid, Ntar gua kena spam lagi nih 😀 kaya ngga tau aja kl gua lagi males nambah pengalaman kena Spam 😀

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel