Updates from December, 2005 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 7:24 pm on December 30, 2005 Permalink | Reply  

    Prasangka 

    Kukira suara air hujan terdengar
    Tidak…
    Itu suara kegelisahanku

    Apakah itu kilat menyambar?
    Tidak…
    Itu ingatan masa lalu yang menyilaukan pandangan

    Tangankukah yang mencoba meraih jendela?
    Wajahkukah yang kulihat penuh duka?
    Teriakankukah yang mengusik ketenangan?
    Tidak…
    Hanya jeritan hati dan prasangka
    Ketakutan akan terulangnya kesalahan
    Dan masa lalu yang menyakitkan

    Sungguh keterlaluan…
    Aku betul-betul manusia serakah
    Selagi mengejar masa depan, aku tetap menggegam masa lalu
    Aku tetap selalu menduga…
    Dugaan yang menggelikan tentang sisi yang tak boleh diungkap

     
    • Toba 7:24 pm on December 30, 2005 Permalink | Reply

      And if the daylight feels like it’s a long way off
      And if your glass heart should crack
      And for a second you turn back
      Oh no, be strong

      Oh, oh
      Walk on, walk on
      What you got, they can’t steal it
      No, they can’t even feel it
      Walk on, walk on
      Stay safe tonight


      And I know it aches
      And your heart, it breaks
      And you can only take so much

      Walk on…
      (Hooo)

      Leave it behind
      You got to leave it behind
      All that you fashion
      All that you make
      All that you build
      All that you break
      All that you measure
      All that you feel

      All this you can leave behind

      All that you reason, (it’s only time)
      (Love is a feeling on my mind)
      All that you sense
      All that you scheme
      All you dress-up
      All that you’ve seen
      All you create
      All that you wreck
      All that you hate

      (U2, Walk On)

    • ndree 7:24 pm on December 30, 2005 Permalink | Reply

      maksud loh????

  • Nyenius 7:43 pm on December 23, 2005 Permalink | Reply  

    Kebanggaan Hati 

    Jika kesedianmu untuk melahirkanku tak pernah ada
    Maka darah ini bukanlah darahmu
    Jika tidak ada kecintaan pada tiap belai tanganmu
    Maka hikmah yang kumiliki juga bukan darimu
    Jika bukan karena kasih kau menegurku
    Maka kedewasaan yang kupegang adalah palsu adanya

    Waktu seumur hidupmu untuk merangkulku
    Seringkali kuabaikan
    Kuremehkan dan kesepelekan
    Namun begitu besarnya hatimu untuk memaklumi dan memaafkan
    Sehingga mataku dibuka atas kesalahan yang kubuat

    Ketika ku mengeluh tentang batasan yang kau berikan
    Dan merasa tidak ada keadilan
    Kau hanya tersenyum atas tingkahku
    Dan menunggu agar aku mengerti akan semua hal baik yang menantiku

    Terima kasih….
    Atas semua kasih dan kesabaran yang kau punya

     
  • Nyenius 7:42 pm on December 23, 2005 Permalink | Reply  

    Tarian 

    Begitu setelah tersadar dengan segera
    Aku begitu cepat tergelincir
    Ke dalam api dan mudah terbakar dan luka

    Apa yang membuatku melamun selama ini?
    Dan dengan lamban…
    Aku menarik tubuhku agar berpaling pada gunung es

    Dingin memang
    Kejam memang
    Namun harus kulakukan

    Karena aku tidak dapat menari dalam lidah api
    Tubuhku hanya terbakar mengikuti geraknya

    Aku paksakan rusukku agar bertahan dalam dingin yang menggigit
    Sehingga aku dapat menari dengan kuat dan bebas

    Sedih memang
    Sendu memang
    Tapi harus aku jalani…

     
    • Toba 7:42 pm on December 23, 2005 Permalink | Reply

      koment-nya cuma satu…..

      liat foto gue yang di pojok kanan bawah

  • Nyenius 7:42 pm on December 23, 2005 Permalink | Reply  

    Sepasang Bebek 

    Apakah yang membuatku membeku dan pipiku memerah?
    Hanya dengan pemandangan kolam sederhana
    Dan sepasang bebek yang mengarunginya
    Apa yang membuat mereka begitu istimewa?

    Ada cinta diantara mereka
    Cinta sederhana dan begitu kuat
    Yang membuat mereka saling menunduk malu dan manis
    Begitu membuatku iri…
    Mengalahkan keanggunan angsa
    Menjatuhkan keagungan rajawali
    Begitu hangat dan menular

    Seiring dengan terpakunya diriku memandang
    Begitu juga senyumku tak mau reda
    Aku terjangkit dengan ketulusan sepasang bebek
    Akankah cinta mereka bergeming?

     
  • Nyenius 7:41 pm on December 23, 2005 Permalink | Reply  

    Keberangkatan 

    Hanya dengan senyum sinis
    Kau mengantar keberangkatanku untuk pergi
    Hanya dengan tawa hina
    Kau membiarkanku lalu dengan malu

    Bahkan lupa akan tulusnya hati yang pernah hadir
    Dan adanya janji yang belum kau tuntaskan

    Akan kukabulkan keinginanmu
    Untuk berpaling dariku
    Sehingga kau tak perlu menendangku dengan jijik
    Dengan merendahkan

    Hanya bekal dendam yang akan segera kulupakan
    Aku akan pergi
    Jauh darimu dan dari kenanganmu…

     
  • Nyenius 2:25 pm on December 19, 2005 Permalink | Reply  

     

    dark days………

     

     
  • Nyenius 8:22 pm on December 18, 2005 Permalink | Reply  

    Re : Datang juga perpisahan, semakin jelas kebodohanku 

    “kau akan mati,saat puas akan suatu pencapaian”
    kataku pada suatu kuliah umum
    yang kau wariskan padaku
    di kota yang dilingkung gunung.

    betapa aku tergila pada kalimat itu
    hanya jiwa yang kuat
    mampu mengatakan itu

    aku cuma tersenyum diam
    bersama mata yang gelisah
    takut…
    jika aku tak setangguh itu

    benar!
    waktu memang bukan sahabat yang baik

    kukatakan lagi kalimat itu
    pada kuliah yang lain…

    apakah kita sudah puas dengan semua yang terjadi?

    sial!
    aku tidak mau itu terjadi pada kita, bajingan.

    bagaimana bisa kau lihat namaku seutuhnya
    jika itu mati?

    persis seperti kalimat itu,
    “kita puas dan mati”

    maaf, berulang kali kukatakan maaf pada sajak ini
    telah membuatmu merasa bersalah.
    hanya saja diri ini merasa malu
    karena bukan sesuatu.

    ketahuilah!
    aku rindu…

    dan sampaikan maafku pada jiwamu,
    aku tidak mendengarnya…
    katakan,
    bicaralah lebih keras seperti biasanya.

     
    • toba 8:22 pm on December 18, 2005 Permalink | Reply

      ???

    • akbar 8:22 pm on December 18, 2005 Permalink | Reply

      hehehehehehehe sori yang kekopi cuma segitu ya?? gw ga nyadar gimana cara ngeditnya bro?

    • Toba 8:22 pm on December 18, 2005 Permalink | Reply

      Rupanya…. great words you wrote there…

  • Nyenius 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply  

    Catatan hari-hari belakangan….. 

    …..
    …..
    Matahari terbenam dikepalaku
    …..
    …..

     
    • ndree 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      bleh… kepala lo seluas jagad? weleh…

    • toba 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      eh lo jadi si Komo ya Ndree?

    • ndree 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      Komo muke lu? Muke lo yang kayak Komo… Begitu sendunya kepalamu nak….

    • honey.. 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      I miss u so much…

    • toba 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      Miss u too honey, much much much

    • nazla 10:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      kok komen gw di sini, kaga ada sih…lu apus yeee..padahal gw kan mau ikut gelap2an sama elu ba.

  • Nyenius 3:47 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply  

    Permintaan 

    Dapatkah aku meminta waktumu sesaat?
    untuk menemaniku merenung dan membangkitkan semangat
    Dapatkah aku meminta tanganmu agar terulur?
    untuk mengingatkanku menjauh dari kata mundur
    Dapatkah aku meminta hatimu untuk setia?
    untuk dapat ku percaya sepanjang masa
    Dapatkah aku meminta jiwamu?
    untuk menghilangkan sepinya ajalku?
    Dapatkah aku memberi semua yang kuminta darimu?
    aku tak tahu…
    tapi aku ingin suatu hari nanti mampu memeberi semua itu

    🙁

     
    • fanee 3:47 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply

      semoga suatu hari nanti dapat memberi semua itu

  • Nyenius 3:42 pm on December 10, 2005 Permalink | Reply  

    Berhenti dan Jatuhlah 

    Lelah untuk berlari sepanjang ingatan
    bahkan untuk menjalaninya
    Aku ingin berhenti sesaat
    entah di persimpangan, ujung jalan, atau di tengah jalan
    Aku ingin menjatuhkan lututku pada kerikil tajam
    agar dapat merasakan sakitnya kenyataan
    dan terbangun dari impian yang menyesatkan
    Jatuhlah anganku
    runtuhlah…
    Aku ingin merasakan kembali kakiku yang terikat beban
    yang harus kuseret hingga ajal
    Aku lelah…
    ingin berhenti dan tertidur hingga nyata

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel