Updates from September, 2005 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Nyenius 4:38 pm on September 29, 2005 Permalink | Reply  

    Nasib tinggal di Hawaii (lokal) 

    Yahhhh, beginilah nasib kalo tinggal di Hawaii (Ciputat). Siang panas, malem gerah. Malem bukan cuma gerah, tapi rupanya skuadron tempur nyamuk-nyamuk ikut berkembang biak dengan subur. Saking suburnya, kehadiran mereka memaksa gue untuk menandatangi MOU (Nota Saling Mengerti a.k.a. Pernyataan Suka Sama Suka) yang isinya gue gak boleh marah kalo malem2 (jam 2 ato jam 3) gue terbangun karena diserang oleh mereka, sebisa mungkin senyum dan mampusin mereka satu-satu.

    Tidak hanya sampai disitu rupanya efek dari kemarau di Hawaii sini, ternyata juga mempengaruhi si Jhonny ‘Diesel’ II (ini nama komputer gw). Pernah kemaren2, pas lagi dipake tiba-tiba dia langsung mati sendiri. Siang ini ketika lagi dipake, si Jhonny tiba-tiba mendadak jadi lambat. Gue pun curiga kenapa??!! Gue restart sampe 3x, gue restore, gue uninstall beberapa software, utak-atik BIOS, tapi masih lambat juga. Dan terakhir waktu gak sengaja gue klik properties-nya My Computer, tertera disitu AMD Athlon XP 1700+ 735 MGhz!!! Padahal seharusnya 1.47 GHz.

    Waktu gue bongkar prosessornya, wualah panas bener rupanya, overheat broer! Gue buka, diademin, dibaek-baekin dulu, baru gue pasang lagi. Plus gue tambahin 2 kipas di casing-nya. Pindahin deh ke meja (posisi sebelumnya di kolong meja). Tapi meja gue jadi sumpek (apa berantakan ya??? :huh: )

     
    • lio 4:38 pm on September 29, 2005 Permalink | Reply

      haiss..itu diatas monitor jangan ada kertas ba..ntar rusak..overheat juga

    • aves 4:38 pm on September 29, 2005 Permalink | Reply

      itu, berubahnya gimana ba caranya…. hehehe bagi” elmu dong:D

    • nazla 4:38 pm on September 29, 2005 Permalink | Reply

      melihat meja lu, gw tau ba, lu kena penyakit penimbun. lu depresi, otak lu kacau, lu butuh pertolongan ba!

      *baru liat oprah show

    • uyet 4:38 pm on September 29, 2005 Permalink | Reply

      ampun, bused! kacau balau sekali ituh!! ihahaihaiha… btw, AMD kan emg gampang panasan bukan? Just a thought, lha saya ngga gitu ngerti juga sih hihihihi 😀

  • Nyenius 8:22 am on September 27, 2005 Permalink | Reply  

    A Resting Place 

    Sinar matahari pagi,
    secangkir kopi hangat,
    sebatang rokok yang manis,
    sebagian besar tugas dah beres,
    plus sepatah kata manis dari kekasih di seberang.

    *)diiringi lagu “only you”
    Lengkap pagi ini 😀 tinggal dibalut senyum dan kebaikan kepada orang-orang. Suasana yag tepat untuk mengucapkan, selamat datang lagi kawan-kawan yang suka berpuisi, suka iseng, suka kerja, ato berselancar ke tempat ini karena salah ketik alamat website di address bar. Setelah sekian bulan data-data publik ini tersimpan berserakan di komputer rumah, akhirnya bisa tampil lagi.

    Bagi kawan-kawan lama, maupun kawan-kawan baru, dipersilahkan untuk mengirimkan kembali karya-karyanya, jangan biarkan mereka tersimpan membisu dalam catatan-catatan, biarkan mereka untuk tampil dan diselami jiwa-jiwa lainnya. Atau mereka yang suka berceloteh saja, forum kita sudah menunggu untuk diisi 🙂

    Willkommen in Nyenius

    *) maap, skin forum dan member panel belum sepenuh nya ke-integrasi dengan skin utama site ini.

     
  • Nyenius 2:33 pm on September 25, 2005 Permalink | Reply  

    Entah Kepada Siapa Dia Berteriak 

    sebuah gitar bergelung di dada
    di tengah tumpukan kawan
    dia bernyanyi
    sendiri

    meraung kepada ruang
    yang gatal dihatinya

    “Rasa iri telah menyakitiku”
    katanya suatu ketika

    Dan dia lari,
    ke dalam kesendirian
    ke tengah tembok-tembok

    Orang-orang memperhatikannya
    bersedekap, tolak pinggang, sambil-lalu
    tak ada yang tahu pasti
    bagaimana menghadapinya
    tak ada yang mengerti
    apakah dia butuh pertolongan,
    dampingan.

    Semuanya diam
    melewatinya begitu saja.

    pada keramaian pasar pun
    ia selalu bernyanyi sendiri,
    berteriak.
    Seolah ada haknya
    yang tercabut oleh keramaian
    seperti kepuasannya direnggut
    oleh mereka yang mengelilinginya

    tak ada yang mengerti
    pun yang tahu pasti
    kepada siapa dia berteriak

    ================
    2:30 PM 9/25/2005

     
  • Nyenius 12:36 am on September 23, 2005 Permalink | Reply  

    Seorang Kawan yang Jatuh 

    Ketika angin gelap ini turun,
    dalam bis, tak pelak wajahmu terbayang
    “seorang kawan yang tersandung
    di tengah perjalanannya”

    Lampu-lampu kota seperti menonton kita
    malam ini kaulah bintangnya
    mereka selalu menyaksikan bersama waktu
    mata mereka membisik di punggung kita
    melahirkan kernyit-kernyit gelisah
    dalam langkah-langkah kita yang salah

    “Dan kita seringkali tak cukup pandai untuk menghiraukannya”

    Lubang hitam yang menghantam kepalamu
    jangan biarkan membatu
    bicaralah padaku, satukan kembali
    keringat yang dulu pernah jatuh bersama
    jadikan aku rantingmu, bergayutlah padaku
    kita bersihkan lukamu

    Jika pintu-pintu terkunci untukmu
    ketuklah pintuku,
    pelukan seorang kawan menantimu

    Kita mungkin tak bisa mengalahkan waktu,
    lampu-lampu kota, dan peristiwa yang pergi dengannya
    Tapi selama nafas masih melekat
    kita masih mungkin memperbaikinya


    ==================
    2:56 18/09/2005

     
  • Nyenius 12:34 am on September 23, 2005 Permalink | Reply  

    Bayang Buram Melewati Senja 

    Sekarang kita berkata
    waktu terus berjalan
    dan semuanya mati begitu saja

    seperti pohon tumbang membusuk di tanah
    seperti mayat yang mengenyangkan bakteri pengurai

    wajah-wajah yang dulu tertawa
    dalam barisan semangat muda
    semakin tua dan pudar
    terpisah dalam jarak dan tanggungan

    tinggal bayang buram
    dalam lintasan-lintasan kenangan

    aku pun tak tahu
    berapa lama ingatan itu bertahan

    yahh, tak ada yang abadi memang
    disitulah keegoisan Tuhan
    dan disinilah keegoisan kita
    menuntut

    selamat jalan
    berlayarlah,
    terus berlayar,
    perhatikan arah angin,
    lalui badai-badai,

    kemudian tinggal doa-doa terkirim
    juga harapan

    ===============
    4:16 18/09/2005

     
  • Nyenius 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply  

    Untuk kecintaanku 

    sayangku,
    kecintaanku,
    terima kasih telah
    menyelamatkanku dari kebutaan total

     
    • reeko 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      nii.. tulisan tentang aves LAGI yach? 😉

    • nyenius.net 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      B U K A N (2 x)

    • lio 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      hahha..top top ba

    • tobseiah 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      hahaha thx dude

    • shulhu 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      wah.. new view.. keren.. I like it. hehehe

    • beep 5:56 pm on September 17, 2005 Permalink | Reply

      bukan kebutaan, tapi ketuaan

  • Nyenius 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply  

    AKHIRNYA…… 

    Akhirnya nyenius.net bisa mengudara lagi 😆

     
    • Fahdi Maula,S.Si 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      Ziyey…
      Jangan lupaya. Peke onderdil asli 😀

    • Toba 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      S.Si, … tungguin ntar S.Sn…. hahaha

    • Lies Adjeng Dewi Aminah S.Si juga!!! 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      eh pak. cenah mau nelpon??? buruan, ntar malah keduluan sama berita laen lagi… dijamin pingsan dikau!!!

    • nazla 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      ohh, di sini toh ngumpetnya. semoga kebaikan aves mendapat tempat di hatiNya.haleluya!

    • reeko 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      nii.. tulisan tentang aves yach?

    • Toba 9:23 pm on September 8, 2005 Permalink | Reply

      ?????

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel